224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

Nurani Perempuan mencatat selama 2015-2017 telah menerima laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang sebanyak 224 kasus. “Separoh dari kasus itu kita dampingi secara intensif,” kata Direktur Nurani Perempuan Yefri Heriani dalam memberi sambutan dalam acara Kegiatan Advokasi Renstra Pusat Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mengelola anggaran di HotelRead more about 224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun

Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun

Direktur Woman Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan, Yefri Heriani menyebut, bahwa pihaknya akan mengawal kasus yang menimpa Melati (nama samaran, red). Bocah berusia 11 tahun tersebut diduga disekap dan dirantai oleh kedua orang tuanya. “Kita akan mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang. Semoga anak yang jadi korban mendapatkan perlindungan dan bisa dibantu merencanakan kehidupannyaRead more about Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak

Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak

Tindak kekerasan terhadap anak di Kota Padang kembali terjadi. Kali ini menimpa Zahra risma (11) yang dirantai oleh ibunya sendiri karena menolak disuruh mengemis. Direktur Nurani Perempuan Sumatera Barat (Sumbar) Yefri Herian mendorong pihak berwajib untuk mmengusut tuntas kasus kekerasan terhadap anak ini. “Pada dasarnya apa yang bertentangan dengan hak-hak dasar anak itu kami anggapRead more about Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak[…]

Bagikan ini...
WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A

WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A

HARIANHALUAN.COM—Relawan Nurani Perempuan Women’s Crisis Center (WCC) membutuhkan rumah aman (shelter) untuk melindungi perempuan korban kekerasan, agar merasa aman dan tidak dikejar-kejar oleh pelaku. Sempat ada tawaran dari P2TP2A, namun mereka nilai posisinya tak tepat. “Selama masa pendampingan dan pemulihan secara psikis, korban membutuhkan rumah yang aman bagi mereka agar tidak was-was,” ungkap Direktur WCC NuraniRead more about WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai

Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai

Jumlah rumah aman di Sumatera Barat dinilai masih kurang dan belum memadai. Padahal rumah aman merupakan kebutuhan yang sangat mendesak mengingat masih tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumbar. Direktur Women Crisis Center Nurani Perempuan Yefri Heriani mengatakan keberadaan rumah aman masih menjadi kendala lembaganya untuk menangani perempuan korban kekerasan. Saat ini, NuraniRead more about Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai[…]

Bagikan ini...
WCC Nurani Perempuan Luncurkan Buku tentang Pengalaman Perempuan Korban Kekerasan

WCC Nurani Perempuan Luncurkan Buku tentang Pengalaman Perempuan Korban Kekerasan

Women Crisis Center Nurani Perempuan mengadakan soft launching buku Galanggang Suaro, “Tutur Perempuan Korban Kekerasan” di kantornya, Sabtu (30/12/2017). Peluncuran buku dihadiri belasan aktivis perempuan dan beberapa awak media. Direktur WCC Nurani Perempuan Yefri Heriani mengatakan buku ini merupakan buku pertama yang diterbitkan oleh lembaganya dan diproyeksikan menjadi progran tahunan. Buku ini berisi kumpulan kisahRead more about WCC Nurani Perempuan Luncurkan Buku tentang Pengalaman Perempuan Korban Kekerasan[…]

Bagikan ini...