Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin

Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin

Senin, 5 Maret 2018, Direktur Nurani Perempuan Women’s Crisis Center Yefri Heriani, menerima kedatangan Ketua Komnas Perempuan Sultanul Arifin dan beberapa orang staf di kantor Komplek Belanti Permai, Padang. Kedatangan Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat ini bertujuan untuk menguatkan jaringan dengan organisasi masyarakat sipil. Sultanul mengatakan, sebagai mitra Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat selama ini,Read more about Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin[…]

Bagikan ini...
Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat

Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat

Sebulan setelah magang di Nurani Perempuan Women’s Crisis Center, sepuluh orang mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumatera Barat mengungkapkan pengalaman mereka sepanjang pelaksanaan magang ini. Ginto, dengan senyum menyatakan bahwa dia telah merasa lebih yakin untuk bekerja bersama masyarakat. Meski pada awalnya agak gugup dan mengalami kesulitan untuk memulai komunikasi. Sementara Ainun,Read more about Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat[…]

Bagikan ini...
RUU PKS vs UU No. 35 Tahun 2014

RUU PKS vs UU No. 35 Tahun 2014

UU No. 35 Tahun 2014 merupakan Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. UU ini hanya mengatur kekerasan seksual yang berupa eksploitasi seksual. Eksploitasi seksual dijelaskan dalam UU No. 35 Tahun 2014 Angka 43 Pasal 66 yaitu “segala bentuk pemanfaatan organ tubuh seksual atau organ tubuh lain dari anak untuk mendapatkan keuntungan,Read more about RUU PKS vs UU No. 35 Tahun 2014[…]

Bagikan ini...
Aksi Damai “Parade Perempuan Mampu”

Aksi Damai “Parade Perempuan Mampu”

Kampanye Internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2017 – Hari Kedua Kegiatan di hari kedua Kampanye Internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (K16HAKtP) 2017 adalah sebuah aksi damai berupa long march mulai GOR H. Agus Salim menuju Monumen Merpati Perdamaian. Tujuan aksi damai ini adalah untuk menginformasikan tentang adanya RUU Penghapusan Kekerasan SeksualRead more about Aksi Damai “Parade Perempuan Mampu”[…]

Bagikan ini...
Diskusi Publik

Diskusi Publik

Kampanye Internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2017 – Hari Pertama (bag. 2) Setelah istirahat sehabis upacara, kegiatan hari pertama Kampanye Internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (K16HAKtP) tahun 2017 dilanjutkan dengan Diskusi Publik. Kegiatan berlangsung di Auditorium SMA Don Bosco Padang. Diskusi Publik ini dihadiri oleh seluruh peserta Upacara Memperingati Hari Internasional PenghapusanRead more about Diskusi Publik[…]

Bagikan ini...
Upacara Memperingati Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan

Upacara Memperingati Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan

Kampanye Internasional 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2017 – Hari Pertama (bag. 1) 25 November merupakan hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan se Dunia. Nurani Perempuan bersama komunitas dan jaringan, diantaranya GNI, HWDI, PBT, PKBI Sumbar, PSE-JPIC, LP2M, Jarpuk, Sekolah Perempuan, melaksanakan kegiatan upacara di halaman SMA Don Bosco. Kegiatan dihadiri oleh Kepada Dinas PemberdayaanRead more about Upacara Memperingati Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan[…]

Bagikan ini...
Meningkatkan Peran Lembaga Layanan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Meningkatkan Peran Lembaga Layanan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Padang. Lokakarya untuk memberikan masukan terhadap draft monitoring dan evaluasi Perda provinsi Sumatera Barat nomor 5 tahun 2013, memantik diskusi tentang berbagai persoalan perempuan dan anak, diantaranya semakin banyak kasus perempuan dan anak dan keluhan terhadap minimnya anggaran penanganan. Menarik, dalam diskusi yang dilakukan lebih dari tiga jam tersebut, peserta menggambarkan betapa pentingnya lembaga layananRead more about Meningkatkan Peran Lembaga Layanan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan[…]

Bagikan ini...
Lokakarya Menulis Bagi Pendamping Komunitas dan Penyintas

Lokakarya Menulis Bagi Pendamping Komunitas dan Penyintas

“Ketika kami mulai menuliskan apa yang pernah kami alami, ternyata kami bisa menuliskannya! Padahal kami tak pernah punya pengalaman menulis seperti ini sebelumnya”. Demikian ungkapan sebagian besar peserta lokakarya Perempuan Membangkit Pengalaman Menjadi Sejarah dan Proses Belajar Dalam Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan. Lokakarya pertama dilakukan pada tanggal 22 Agustus 2017 di Old School Resto denganRead more about Lokakarya Menulis Bagi Pendamping Komunitas dan Penyintas[…]

Bagikan ini...
Sijunjung Minim Anggaran Penanganan Korban Kekerasan Seksual

Sijunjung Minim Anggaran Penanganan Korban Kekerasan Seksual

Sijunjung. Focus Group Discussion (FGD) tentang Stop Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak dilaksanakan di Gedung Pancasila di Muaro Sijunjung, pada hari Selasa tanggal 1 Agustus 2017. Kegiatan ini digagas oleh sekelompok pemuda yang merasa gelisah dengan kondisi kabupaten mereka. Laporan kasus kekerasan seksual semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hingga Juli 2017, sudah 16Read more about Sijunjung Minim Anggaran Penanganan Korban Kekerasan Seksual[…]

Bagikan ini...
Page 1 of 3
1 2 3