Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin

Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin

Senin, 5 Maret 2018, Direktur Nurani Perempuan Women’s Crisis Center Yefri Heriani, menerima kedatangan Ketua Komnas Perempuan Sultanul Arifin dan beberapa orang staf di kantor Komplek Belanti Permai, Padang. Kedatangan Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat ini bertujuan untuk menguatkan jaringan dengan organisasi masyarakat sipil. Sultanul mengatakan, sebagai mitra Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat selama ini,Read more about Menguatkan Jejaring dengan Koordinasi Rutin[…]

Bagikan ini...
Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat

Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat

Sebulan setelah magang di Nurani Perempuan Women’s Crisis Center, sepuluh orang mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumatera Barat mengungkapkan pengalaman mereka sepanjang pelaksanaan magang ini. Ginto, dengan senyum menyatakan bahwa dia telah merasa lebih yakin untuk bekerja bersama masyarakat. Meski pada awalnya agak gugup dan mengalami kesulitan untuk memulai komunikasi. Sementara Ainun,Read more about Program Magang Membuka Kesempatan Belajar Bersama Masyarakat[…]

Bagikan ini...
Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat

Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat

PADANG, KOMPAS — Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumatera Barat meningkat tiga tahun terakhir. Kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga mendominasi. Direktur Woman’s Crisis Center Nurani Perempuan Sumatera Barat, lembaga yang mengadvokasi dan mendampingi perempuan dan anak korban kekerasan, Yefri Heriani di Padang, Senin (15/1), mengatakan, pada 2015, kekerasan terhadap perempuan danRead more about Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat[…]

Bagikan ini...
RUU PKS Bisa Dikaji tanpa Harus Bentuk Pansus

RUU PKS Bisa Dikaji tanpa Harus Bentuk Pansus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Noor Achmad menyatakan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dapat dikaji tanpa harus membentuk Panitia Khusus (Pansus). Sehingga RUU PKS cukup digodok oleh Panita Kerja (Panja) di Komisi VIII DPR RI. “Sebenarnya ini titik sentralnya kepada perlindungan perempuan dan anak, jadi tetapRead more about RUU PKS Bisa Dikaji tanpa Harus Bentuk Pansus[…]

Bagikan ini...
224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

Nurani Perempuan mencatat selama 2015-2017 telah menerima laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang sebanyak 224 kasus. “Separoh dari kasus itu kita dampingi secara intensif,” kata Direktur Nurani Perempuan Yefri Heriani dalam memberi sambutan dalam acara Kegiatan Advokasi Renstra Pusat Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mengelola anggaran di HotelRead more about 224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun

Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun

Direktur Woman Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan, Yefri Heriani menyebut, bahwa pihaknya akan mengawal kasus yang menimpa Melati (nama samaran, red). Bocah berusia 11 tahun tersebut diduga disekap dan dirantai oleh kedua orang tuanya. “Kita akan mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang. Semoga anak yang jadi korban mendapatkan perlindungan dan bisa dibantu merencanakan kehidupannyaRead more about Nurani Perempuan Akan Kawal Kasus Penyekapan Terhadap Bocah 11 Tahun[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak

Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak

Tindak kekerasan terhadap anak di Kota Padang kembali terjadi. Kali ini menimpa Zahra risma (11) yang dirantai oleh ibunya sendiri karena menolak disuruh mengemis. Direktur Nurani Perempuan Sumatera Barat (Sumbar) Yefri Herian mendorong pihak berwajib untuk mmengusut tuntas kasus kekerasan terhadap anak ini. “Pada dasarnya apa yang bertentangan dengan hak-hak dasar anak itu kami anggapRead more about Nurani Perempuan Dorong Pemerintah Jeli Lihat Masalah Sosial Dibalik Kekerasan Anak[…]

Bagikan ini...
WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A

WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A

HARIANHALUAN.COM—Relawan Nurani Perempuan Women’s Crisis Center (WCC) membutuhkan rumah aman (shelter) untuk melindungi perempuan korban kekerasan, agar merasa aman dan tidak dikejar-kejar oleh pelaku. Sempat ada tawaran dari P2TP2A, namun mereka nilai posisinya tak tepat. “Selama masa pendampingan dan pemulihan secara psikis, korban membutuhkan rumah yang aman bagi mereka agar tidak was-was,” ungkap Direktur WCC NuraniRead more about WCC Enggan Pakai Rumah Aman P2TP2A[…]

Bagikan ini...
Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai

Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai

Jumlah rumah aman di Sumatera Barat dinilai masih kurang dan belum memadai. Padahal rumah aman merupakan kebutuhan yang sangat mendesak mengingat masih tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumbar. Direktur Women Crisis Center Nurani Perempuan Yefri Heriani mengatakan keberadaan rumah aman masih menjadi kendala lembaganya untuk menangani perempuan korban kekerasan. Saat ini, NuraniRead more about Nurani Perempuan: Rumah Aman di Sumbar Masih Kurang dan Belum Memadai[…]

Bagikan ini...
Page 2 of 11
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11